|
Jurnal Ekonomi Teknologi &
Bisnis (JETBIS) Volume
1, Number 4, Desember 2022 p-ISSN 2964-903X; e-ISSN 2962-9330 |
|
|
|
PENERAPAN
GESTIONNAIRE LIBRE DE PARC INFORMATIQUE (GLPI) PADA PT.PGAS TELEKOMUNIKASI
NUSANTARA (Pgncom) Yulianda Tasya1, Aidil Halim Lubis2 Universitas Islam Negeri Sumatera
Utara Indonesia yuliandatasya5662@gmail.com1, aidilhalimlubis@uinsu.ac.id2 |
|
|
|
ARTIKEL INFO: Diterima: 26 Desember 2022 Direvisi: 26 Desember 2022 Disetujui: 26 Desember 2022 |
ABSTRAK Pada awalnya PT. PGas Telekomunikasi Nusantara masih menggunakan cara pencatatan persediaan secara manual. Oleh karena itu, PGNcom beralih ke aplikasi berbasis web. Aplikasi tersebut adalah GLPI yang merupakan database pusat yang mengumpulkan data Agen FusionInventory, dan menyediakan antarmuka web untuk menampilkan dan mencari database inventaris aset. GLPI diterapkan pada PT. PGas Telekomunikasi Nusantara (PGNcom) untuk memudahkan karyawan khususnya di bidang inventory dalam mencatat produk dan melihat perkembangan aset. Flowchart dideskripsikan untuk mengetahui alur dari suatu proses yang diterapkan pada implementasi GLPI. Kata kunci: GLPI, aset, inventaris ABSTRACT At first PT. PGas Telekomunikasi Nusantara still uses a manual way of recording inventory. Because of that, PGNcom switched to a web-based application. The application is GLPI which is a central database that collects FusionInventory Agent data, and provides a web interface for displaying and searching the assets inventory database. GLPI is applied to PT. PGas Telekomunikasi Nusantara (PGNcom) to make it easier for employees, especially in the inventory sector, to record products and view asset developments. Flowchart is described to find out the flow of a process that is applied to GLPI implementation. Keywords: GLPI,
assets, inventory |
|
PENDAHULUAN
A. GLPI
Gestionnaire Libre de
Parc Informatique atau biasa lebih dikenal
dengan sebutan GLPI merupakan suatu software yang
berbasis web yang digunakan untuk manajemen asset dan
IT yang menyediakan fitur service desk,
software auditing dan license tracking yang ditulis
dalam bahasa php dan di distribusikan dibawah GPL (General Public License). GLPI sendiri berdiri dimulai tahun 2013 yang
diarahkan dari INDEPNET Association. GLPI terus
berkembang, penggunaannya semakin luas baik dikalangan
komunitas dan juga perusahaan (Sastradipraja, Sid, & Kom, 2022).
B. XAMPP
XAMPP merupakan sebuah software web
server yang terdiri dari mysql, php,
apache, phpMyAdmin, dan
lainnya yang berfungsi agar memudahkan proses install
php serta beberapa software
yang terkait dengan pengembangan web. terdapat 2 sistem operasi yang didukung
oleh XAMPP yaitu linux dan windows.
XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket perangkat
lunak yang memudahkan user sehingga dengan menginstall XAMPP tidak perlu lagi melakukan instalasi dan
konfigurasi web server Apache, PHP dan MySQL dengan cara manual (Smith et al., 2012).
C. PHP
Hypertext Preprocesor atau biasa disebut
dengan php merupakan salah satu bahasa pemrograman
bersifat server-side
scripting yang terkait dengan HTML dalam
pembuatan halaman website
yang bersifat dinamis. Proses PHP dapat berjalan dengan berbagai jenis sistem
operasi diantaranya linux, mac os dan windows.
Dengan PHP, dapat merubah situs menjadi sekumpulan
halaman static,
yang jarang diperbaharui (Mubarak, Alturaiki,
& Hemida, 2019).
D. phpMyAdmin
E. Apache
Apache merupakan aplikasi web server sebagai kunci awal dari
awal World Wide Web (WWW). Pertama
kali berkembang pada tahun
1995 oleh komunitas open source
Apache Software Foundation dengan memiliki
tujuan sebagai penyedia platform layanan HTTP. Tugas utama apache
adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode php yang dituliskan
oleh pembuat web (Sidik, 2015).
F. MySQL
G. Asset
Management
Manajemen aset merupakan aktivitas yang mengelolah keuangan. sistem aset manajemen harus menghindari pelacakan operasional dan data
lain tentang aset dan berkonsentrasi pada aspek keuangan. Hal ini dapat mencakup router, komputer desktop, server, atau komputer lain berbasis roda gigi. Komponen
terpasang, sistem operasi, dan beberapa lisensi perangkat lunak dapat dilacak
secara terpisah atau sebagai bagian
dari informasi konfigurasi mesin dasar tergantung pada berapa biayanya dan seberapa besar kemungkinannya untuk digunakan beberapa waktu mendatang sebagai bagian dari konfigurasi lain (Syafarina, 2016).
IT Asset Management merupakan suatu praktek bisnis yang melibatkan serta menjaga suatu aset
IT dalam hal inventaris akurat, informasi lisensi, pemeliharaan, dan perlindungan aset hardware dan
software digunakan
oleh suatu lembaga (Nursikuwagus, 2020).
Dalam perusahaan apabila asset yang dimiliki dapat berjalan dengan masa waktu yang lama, maka yang perlu diperhatikan ialah bagaimana pengelolaan dan pemeliharaan aset tersebut. Pengelolaan dan pemeliharaan
asset yang baik dapat memperpanjang masa waktu asset tersebut.
Manajemen aset dapat membentuk
dasar untuk sistem operasional. Data dari sistem manajemen
aset dimasukkan ke dalam sistem
operasional dan help desk sistem,
jika sesuai. Dalam skenario ini, saat tim
penerapan menyebarkan perangkat baru, baik PC di meja atau server di rak pada ruangan mesin, mereka akan mengambil
langkah-langkah yang diperlukan
untuk memperbarui manajemen asset sistem. Setelah itu terjadi
aset harus segera muncul dalam
sistem manajemen operasional sebagai bagian baru peralatan
dan tim operasi dapat mengambil langkah untuk membawanya
ke produksi (Windley, 2002).
H. Installasi GLPI
Menjalankan GLPI server
dapat dilakukan pada sistem windows
yang berbasis NT atau pada sistem operasi Linux. Proses instalasi server GLPI tidak begitu rumit. Software web server yang digunakan ialah XAMPP. Berikut adalah langkah-langkah dalam menginstal GLPI:
a.
Mengaktifkan XAMPP
Langkah awal ketika ingin menginstall
GLPI server ialah
dengan mengaktifkan
software pendukung yaitu
XAMPP. Dengan mengklik tombol start pada
baris Apache dan MySQL.
Figure 1 XAMPP
Figure
1 XAMPP
b.
Membuat database di phpMyAdmin dengan
nama “glpi”.
Langkah kedua setelah XAMPP diaktifkan ialah dengan membuat
databse di phpMyAdmin dengan
nama “glpi”.
Figure 2 phpMyAdmin
Figure
3 Membuat database
c.
Download
server GLPI di link https://glpi-project.org/downloads/
Langkah ketiga setelah membuat database, lanjut mendownload server GLPI dari link tersebut.
Figure 4 Download GLPI
Setelah berhasil di
download selanjutnya ialah Extract server GLPI di dalam web server
XAMPP. pada tahap ini setelah berhasil di extract, maka copy hasil extract tersebut
di dalam XAMPP agar dapat
di panggil didalam localhost.
d.
Panggil server GLPI
pada localhost
Langkah selanjutnya ialah memanggil server GLPI pada localhost melalui Avast Secure Browser.
Figure 5 Memanggil
server GLPI di localhost
e.
Pilih
bahasa yang ingin digunakan.
Langkah berikutnya ialah setelah berhasil
memanggil server
GLPI di localhost maka pengguna akan
diminta untuk memilih bahasa yang digunakan didalam server GLPI. Lalu klik
“ok”
Figure 6 Memilih Bahasa
f.
Pilih
lisesnsi ”I
have read and ACCEPT the tems of license written
above” lalu klik continue.
Setelah memilih bahasa yang ingin digunakan, langkah selanjutnya ialah membaca dan menyetujui persyaratan dari server GLPI.
Figure
7 Syarat server GLPI
g.
Pilih “install”
Lengkah selanjutnya setelah berhasil menyetujui persyaratan dari server GLPI ialah
dengan menginstall server GLPI tersebut.
Figure 8 Penginstallan
GLPI
h.
Pengecekan requirement yang dibutuhkan. Jika sudah terceklis semua, maka lanjut
klik continue.
Tetapi jika masih ada yang bersilang merah, maka atur kembali
XAMPP yang digunakan.
Figure 9 Pengecekan
requirement
i.
Isikan informasi user database MySQL, pada bagian password tidak perlu diisi.
Lalu klik continue.
Proses pengisian ini dilakukan untuk menghubungkan server
GLPI ke bagian localhost.
Figure 10 Form pengisian
user databse MySQL
j.
Pilih database
yang digunakan dengan nama “glpi”
Langkah selanjutnya ialah
proses mengubungkan database yang telah dibuat
sebelumnya di phpMyAdmin.
Figure 11 Form menghubungkan
GLPI dengan database
k.
Server GLPI sedang melakukan penginstalan, klik continue
Figure 12 Proses penginstallan
l.
Installasi telah
selesai.
Figure 13 Berhasil
di install
m. Tekan tombol use
GLPI untuk menuju ke halaman login. Mengisi username dan password
yang diinginkan. Username
dan password harus
selalu ingat agar dapat membuka server GLPI dikemudian
hari.
Figure 14 Halaman Login
n.
Tampilan ruang
GLPI
Server GLPI telah berhasil
di install dan pengguna
akan langsung dibawa ke halaman
utama GLPI.
Figure 15 Fitur halaman
utama GLPI
o.
Login GLPI
Server GLPI memiliki sistem keamanan yang baik. Ketika diawal mendaftar akun GLPI, pengguna diminta untuk menginput username dan password agar sistem yang berjalan di GLPI dapat dijaga keamanannya. Tidak sembarang orang dapat membuka akun
pengguna. Maka proses login GLPI dapat
dilihat dari flowchart dibawah:
Figure
16 Flowchart Login GLPI
flowchart adalah diagram yang
menyatakan aliran proses dengan menggunakan anotasi bidang-bidang geometri, seperti lingkaran, persegi empat, wajik, oval, dan sebagainya untuk merepresentasikan langkah-langkah
kegiatan beserta urutannya dengan menghubungkan masing masing langkah tersebut menggunakan tanda panah.
Flowchart
diatas menggambar proses login ke akun GLPI. Dimulai dengan ketika pengguna
memiliki akun maka pengguna akan
di arahkan ke bagian login dengan menginputkan username
dan password pengguna
dengan benar. Tetapi jika pengguna
belum memiliki akun, maka pengguna
diharuskan untuk menginstall GLPI dan mendaftar
GLPI terlebih dahulu. Jika username dan password pengguna valid, maka pengguna
diarahkan langsung ke bagian dashboard GLPI dan pengguna siap melakukan pekerjaan yang diinginkan seperti mengecek barang dan lain sebainya. Tetapi apabila username dan password tidak valid, maka pengguna
diarahkan untuk menginput username
dan password dengan
benar. Maka setelah itu pengguna
baru dapat masuk ke bagian
dashboard GLPI.
Figure 17 Fitur pengisian
username dan password
p.
Penerapan Sistem
Berikut ini adalah beberapa gambaran dalam penerapan GLPI sebagai server pencatatan inventaris, layanan IT dan melihat assets yang dimiliki
oleh PGNcom.
q.
Halaman
utama GLPI
Didalam halaman utama ini terdapat
menu-menu utama yang berada
disisi kiri layar. Pengguna langsung dapat melakukan transaksi yang diinginkan.
Figure 18 Halaman Utama GLPI
r. Dashboard
assets
Pada halaman dashboard assets terdapat
menu-menu assets seperti
komputer, printer, monitors, dll.
Pengguna langsung dapat melakukan transaksi seperti penambahan komputer dengan mengklik bagian computer
dan klik tanda “+”.
Figure 19 Dashboard asset
s.
Penambahan assets seperti komputer, printers,
monitors, dll
Halaman penambahan assets adalah form pertama ketika ingin menambahan
assets dengan
melakukan penginputan data dari assets yang ingin di daftar.
Figure 20 Form penambahan
assets
t. Dashboard
assistance
Dashboard
assistance adalah
tampilan dari layanan IT. Dimana terdapat grafik evolusi tiket dalam satu
tahun terakhir, jumlah ticket,
dan lain sebagainya.
Figure 21 Fitur dashboard assistance
u. Creat ticket
Halaman creat ticket digunakan untuk
pengguna ketika ingin menambahkan daftar ticket yang meliputi
judul, tanggal, tipe, kategori, location, dan lain sebagainya.
Figure 22 Form creat
ticket
v. Fitur
statistics
Fitur
statistics digunakan
untuk melihat grafik dari pendataan
ticket, yang terdapat
start date dan end date.
Figure 23 Fitur statistics
w. Fitur configuration
inventory
Fitur configuration
inventory digunakan untuk
melihat dan melakukan konfigurasi terhadap inventaris yang didaftar.
Figure 24vFitur configuration inventory
x.
Fitur
import from file inventory
Fitur import
from file inventory digunakan untuk
pengguna agar dapat melakukan import file,
sehingga pengguna tidak perlu melakukan
pencatatan secara manual.
Figure 25 Fitur import from file inventory
y.
Tampilan dashboard
assets yang telah diinput
beberapa data
Didalam tampilan dashboard assets yang ditambah terdapat beberapa assets
yang awalnya masih kosong kali ini telah di lakukan penginputan.
Figure 26 Tampilan
dashboard assets
Assofi, Rizanul Akbar, & Hani,
Syafrida. (2017). Analisis Penggunaan Aset dalam Mengukur Profitabilitas PT
Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Medan. KITABAH: Jurnal Akuntansi Dan
Keuangan Syariah, 1(1). Google Scholar
Erinton, Ruli, Negara, Ridha Muldina, &
Sanjoyo, Danu Dwi. (2017). Analisis Performasi Framework Codeigniter Dan
Laravel Menggunakan Web Server Apache. EProceedings of Engineering, 4(3). Google Scholar
Hamalik, Oemar. (2009). Kurikulum dan
Pembelajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara. Google Scholar
Handayani, Arri. (2013). Keseimbangan kerja
keluarga pada perempuan bekerja: Tinjauan teori border. Buletin Psikologi,
21(2), 90. Google Scholar
Mubarak, Ayman, Alturaiki, Wael, &
Hemida, Maged Gomaa. (2019). Middle East respiratory syndrome coronavirus
(MERS-CoV): infection, immunological response, and vaccine development. Journal
of Immunology Research, 2019. Google Scholar
Nursikuwagus, Agus. (2020). Perangkat Lunak
Sistem Manajemen Aset Dalam Penanganan Aset It. Google Scholar
Prabowo, Iwan Ady, Wijayanto, Hendro,
Yudanto, Bramasto Wiryawan, & Nugroho, Sapto. (2021). Buku Ajar:
Pemrograman Mobile Berbasis Android (teori, latihan dan tugas mandiri).
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Dian Nuswantoro. Google Scholar
Ridlo, Ilham Akhsanu. (2017). Panduan
pembuatan flowchart. Fakultas Kesehatan Masyarakat, 11(1), 1–27. Google Scholar
Robby, Dwika Nur Ridlo. (2020). Implementasi
Glpi (Gestionnaire Libre De Parc Informatique) Untuk Layanan It, Manajemen Aset
Dan Reservasi Aset. Google Scholar
Santi, Rina Candra Noor, & Eniyati,
Sri. (2015). Implementasi Statistik dengan Database Mysql. Dinamik, 20(2). Google Scholar
Sastradipraja, Cecep Kurnia, Sid, Sain
Segar K., & Kom, S. Kom M. (2022). E-Niaga: Konsep Dasar dan Teknologi
Pendukung. Kaizen Media Publishing. Google Scholar
Sidik, Fajar. (2015). Menggali potensi
lokal mewujudkan kemandirian desa. JKAP (Jurnal Kebijakan Dan Administrasi
Publik), 19(2), 115–131. Google Scholar
Smith, Jason A., De Stefano Jr, John S.,
Fetzko, John, Hollowell, Christopher, Ito, Hironori, Karasawa, Mizuki, Pryor,
James, Rao, Tejas, & Strecker-Kellogg, William. (2012). Centralized fabric
management using puppet, git, and GLPI. Journal of Physics: Conference
Series, 396(4), 42056. IOP Publishing. Google Scholar
Sofwan, Akhmad. (2007). Belajar Mysql
dengan Phpmyadmin. Fakuktas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur. Google Scholar
Sofyan, Herminanto. (1993). Kesiapan siswa
stm di Jawa untuk memasuki lapangan kerja. Jurnal Kependidikan, 2–5. Google Scholar
Syafarina, Gita Ayu. (2016). Perancangan
aplikasi inventory barang materials dan product. Technologia: Jurnal Ilmiah,
7(1). Google Scholar
Team, Dewaweb. (2018). Digital
Marketing: Panduan Lengkap bagi Pemula. dalam https://www. dewaweb.
com/blog/digital-marketing-lengkap. Google Scholar
Windley, Phillip J. (2002). The discipline
of product management. Paper of the Utah Governement, State of Utah, USA. Google Scholar