
Pengaruh Kondisi Makro Ekonomi Terhadap Perubahan
Laba Operasional Bank Umum Syariah Di Indonesia
https://jetbis.al-makkipublisher.com/index.php/al/index
berpengaruh negatif signifikan terhadap perubahan laba operasional, dengan hasil perhitungan BI
Rate (X2) terhadap perubahan laba operasional dengan thitung sebesar -2,818 dan t tabel sebesar
2,01669 dengan signifikan sebesar 0,007 dimana lebih kecil dari 0,05. Nilai Tukar secara parsial
berpengaruh positif dan signifikan terhadap perubahan laba operasional, dengan hasil perhitungan
Nilai Tukar (X3) terhadap perubahan laba operasional dengan thitung sebesar 2.217 dan t tabel
sebesar 2,01669 dengan signifikan sebesar 0,032 dimana lebih kecil dari 0,05. GDP secara parsial
tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap perubahan laba operasional, dengan hasil
perhitungan GDP (X4) terhadap perubahan laba operasional dengan thitung sebesar 0,667 dan t tabel
sebesar 2,01669 dengan signifikan sebesar 0,508. Inflasi, BI Rate, Nilai Tukar dan GDP secara
simultan berpengaruh signifikan terhadap perubahan laba operasional. Hal ini dapat dilihat dari nilai
signifikan 0,007 < 0,05 serta fhitung 4,111 > Ftabel 2,58 yang berarti ada pengaruh antara infalsi,
BI Rate, nilai tukar dan GDP terhadap laba operasional. Artinya naiknya inflasi, BI Rate, nilai tukar
dan GDP akan meningkatkan laba operasional bank.
DAFTAR PUSTAKA
Al Arif, M. N. R. (2012). Lembaga Keuangan Syariah: Suatu Kajian Teoretis Praktis. Pustaka Setia.
Google Scholar
Aravik, H. (2016). Ekonomi Islam: Konsep, Teori, Dan Aplikasi Serta Pandangan Pemikir Ekonomi
Islam Dari Abu Ubaid Sampai Al-Maududi. Malang: Empat Dua. Google Scholar
Ardiyos, S. (2008). Kamus Besar Akuntansi. Jakarta: Citra Harta Prima. Google Scholar
Arya, M. S. (2023). Analisis Pengaruh Kondisi Makro Ekonomi Terhadap Perubahan Laba
Operasional Bank Umum Syariah Tahun 2017-2020. Uin Raden Intan Lampung. Google
Scholar
Ascarya, D. Y., Achsani, N. A., & Rokhimah, G. S. (2008). Measuring The Efficiency Of Islamic
Banks In Indonesia And Malaysia Using Parametric And Nonparametric Approaches. 3rd
International Conference On Islamic Banking And Finance, Sbp-Irti, Karachi, Pakistan.
Google Scholar
Ascarya, D. Y., & Yumanita, D. (2005). Bank Syariah: Gambaran Umum. Jakarta: Pusat
Pendidikan Dan Studi Kebanksentralan. Google Scholar
Atmadja, A. S. (1999). Inflasi Di Indonesia: Sumber-Sumber Penyebab Dan Pengendaliannya.
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 1(1), 54–67. Google Scholar
Banurea, S. (2021). Ekonomi Indonesia Dan Permasalahannya. Madani Accounting And
Management Journal, 7(1), 16–41. Google Scholar
Friedman, M. (2009). Milton Friedman. Google Scholar
Huda, N. (2018). Ekonomi Makro Islam: Pendekatan Teoritis. Prenada Media. Google Scholar
Imf, A. (2003). Imf. Obtenido De Http://Www. Imf.
Org/External/Pubs/Ft/Weo/2016/01/Weodata/Index. Google Scholar
Karim, A. A. (2007). Ekonomi Makro Islami Edisi Kedua. Google Scholar
Khaerunnisa, A. (2019). Analisis Pengaruh Kondisi Makro Ekonomi Terhadap Perubahan Laba
Operasional Pada Bank Umum Syariah Tahun 2016-2018. Skripsi Universitas Islam Negeri
Walisongo Semarang. Google Scholar
Mankiw, N. G. (2020). Principles Of Economics. Cengage Learning. Google Scholar
Muhith, A. (2017). Sejarah Perbankan Syariah. Attanwir: Jurnal Kajian Keislaman Dan Pendidikan,
6(1). Google Scholar
Mulyani, R. T. (2016). Analisis Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Profitabilitas Bank
Umum Syariah Di Indonesia Studi Pada Bank Umum Syariah Domestik Dan Campuran Di
Indonesiaperiode 2011-2014. Iain Salatiga. Google Scholar
Narbuko, C., & Achmadi, A. (2003). Metodologi Penelitian, Pt. Bumi Aksara, Jakarta. Google